Pages

KANTOR DESA

DUSUN IV DESA SIMBULA KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

PESONA ALAM INDAH

DUSUN III DESA SIMBULA KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

PANORAMA PANTAI SORE HARI

DUSUN I DESA SIMBULA KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

MASJID RAYA

DUSUN II DESA SIMBULA KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

PASAR TRADISIONAL

DUSUN I DESA SIMBULA KECAMATAN KATOI KABUPATEN KOLAKA UTARA

Selasa, 30 Juni 2026

Verifikasi Hasil Pengukuran dan Pemetaan di Desa Simbula Berlangsung Bertahap

 

(Foto: Al Imran)
 
SIMBULA - Pemerintah Desa Simbula bersama tim dari Kementerian ATR/BPN Kabupaten Kolaka Utara melaksanakan kegiatan pencocokan lahan hasil pengukuran dan pemetaan bidang tanah di Balai Desa Simbula. Kegiatan ini dimulai pada 30 Juni 2026 dan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh proses pencocokan data dinyatakan selesai.

Petugas dari Kementerian ATR/BPN Kabupaten Kolaka Utara melakukan pemeriksaan terhadap data bidang tanah, batas-batas lahan, serta dokumen pendukung yang dimiliki masyarakat. Apabila ditemukan perbedaan data, petugas memberikan penjelasan dan melakukan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.

(Foto: Sitti Jamiatul Usna)

Kepala Desa Simbula menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam mendukung tertib administrasi pertanahan di desa. Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membawa dokumen yang diperlukan serta memberikan informasi yang benar kepada petugas.

"Kami mengajak seluruh masyarakat yang mendapat jadwal untuk hadir sesuai waktu yang telah ditentukan dan membawa dokumen yang diperlukan. Pencocokan data ini penting agar hasil pengukuran dan pemetaan sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga proses administrasi pertanahan dapat berjalan dengan baik," ujar Kepala Desa Simbula.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh data bidang tanah di Desa Simbula memiliki tingkat akurasi yang lebih baik serta dapat mendukung kelancaran proses administrasi pertanahan yang dilaksanakan oleh Kementerian ATR/BPN Kabupaten Kolaka Utara.


BUMdes Sumber Berkah Desa Simbula

(Foto: Karina Tamrin)

     SIMBULA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Berkah Desa Simbula terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi ekonomi desa melalui pengelolaan usaha empang ikan bandeng. BUMDes yang berlokasi di Dusun I, Desa Simbula ini resmi terbentuk pada tahun 2024 sebagai upaya pemerintah desa untuk mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Sejak berdiri, BUMDes Berkah memfokuskan pengembangan usahanya pada sektor perikanan budidaya, khususnya pengelolaan empang ikan bandeng. Potensi tambak yang dimiliki Desa Simbula dinilai memiliki prospek yang menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan pasar sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Pengembangan budidaya ikan bandeng juga sejalan dengan berbagai kajian yang menunjukkan bahwa komoditas ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan yang baik.

    Selain menghasilkan ikan bandeng berkualitas, keberadaan BUMDes Sumber Berkah diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi warga desa, mulai dari kegiatan budidaya, pemeliharaan tambak, hingga pemasaran hasil panen. Dengan pengelolaan yang profesional, BUMDes diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.

    Pemerintah Desa Simbula juga menaruh harapan besar agar BUMDes Berkah dapat berkembang menjadi unit usaha yang mandiri, memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes), serta menjadi contoh pengelolaan potensi lokal yang produktif. Ke depan, pengembangan usaha tidak hanya difokuskan pada budidaya ikan bandeng, tetapi juga membuka peluang pengolahan hasil perikanan agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.

(Foto: Karina Tamrin)

Mayasari, Ketua BUMDes Berkah Desa Simbula, mengatakan bahwa pembentukan BUMDes pada tahun 2024 merupakan langkah awal untuk mengoptimalkan potensi desa melalui sektor perikanan.

"BUMDes Berkah kami bentuk sebagai wadah untuk mengelola potensi desa secara profesional, khususnya usaha empang ikan bandeng di Dusun I. Harapan kami, usaha ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membuka peluang kerja, serta meningkatkan pendapatan desa dan kesejahteraan warga," ujar Mayasari.

Ia juga menambahkan:

"Ke depan, kami ingin BUMDes Berkah terus berkembang dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat. Kami optimistis usaha budidaya ikan bandeng ini dapat menjadi salah satu sektor unggulan Desa Simbula yang mampu memberikan nilai ekonomi berkelanjutan."

    Dengan semangat kebersamaan dan pemberdayaan masyarakat, BUMDes Sumber Berkah Desa Simbula optimistis mampu menjadi pilar pembangunan ekonomi desa, sekaligus mendukung terwujudnya desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera melalui pemanfaatan potensi perikanan yang dimiliki.






Pengukuran dan Pemetaan Tanah PTSL–ILASPP 2026, Warga Ikuti Tahap Awal Pendataan

 

(Foto: Al Imran)

    Pemerintah Desa Simbula bersama tim pelaksana memulai kegiatan Pengukuran, Pemetaan, dan Informasi Bidang Tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan tahapan awal dalam proses pendataan bidang tanah yang akan menjadi dasar penerbitan sertifikat tanah bagi masyarakat yang belum memiliki sertifikat hak atas tanah.

    Pelaksanaan pengukuran dilakukan oleh tenaga ahli yang bekerja sama dengan tim dari Pemerintah Desa Simbula yang melibatkan aparat desa. Kegiatan ini dimulai pada minggu kedua Juni 2026 sampai selesai di Balai Desa Simbula. Pada tahap pertama ini, kegiatan difokuskan pada proses pengukuran dan pemetaan seluruh bidang tanah milik masyarakat secara sistematis sesuai data yang dimiliki.

    Berbeda dengan metode konvensional, proses pengukuran dan pemetaan dilakukan menggunakan teknologi digital berbasis aplikasi dan sistem informasi pertanahan melalui perangkat komputer yang dioperasikan oleh tenaga ahli. Dengan teknologi tersebut, masyarakat tidak perlu mendatangi langsung lokasi tanah pada saat proses awal pengukuran berlangsung, sehingga pelaksanaan menjadi lebih efektif dan efisien.

    Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat Desa Simbula yang hadir untuk memberikan data kepemilikan tanah dan memastikan informasi bidang tanah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Seluruh warga, khususnya yang belum memiliki sertifikat tanah, diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan program hingga selesai.

Kepala Desa Simbula menyampaikan bahwa program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

"Tahap yang sedang berjalan saat ini adalah pengukuran dan pemetaan bidang tanah sebagai dasar proses selanjutnya. Kami mengimbau seluruh masyarakat Desa Simbula untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data yang benar agar proses penerbitan sertifikat tanah dapat berjalan dengan lancar," ujar Kepala Desa Simbula.

Tenaga ahli pelaksana juga menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketelitian data sekaligus mempercepat proses pendataan.

"Penggunaan sistem digital memudahkan proses pengukuran dan pemetaan dilakukan secara lebih akurat. Tahap ini merupakan langkah awal sebelum bidang tanah yang memenuhi persyaratan dapat diproses untuk penerbitan sertifikat tanah," jelas salah satu tenaga ahli pelaksana.

Melalui Program PTSL dan ILASPP Tahun 2026, Pemerintah Desa Simbula berharap seluruh bidang tanah di wilayah desa dapat terdata secara lengkap, akurat, dan memiliki kepastian hukum. Program ini juga diharapkan mendukung tertib administrasi pertanahan serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh sertifikat tanah secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku.

Rabu, 24 Juni 2026

Sosialisasi DTSEN dan PBI JKN di Kolaka Utara, Bupati Tekankan Pentingnya Pemutakhiran Data Secara Cermat dan Transparan

(Foto: Panitia)
SIMBULA - Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui Dinas Sosial menyelenggarakan Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) pada Kamis (25/6/2026) di Aula Kantor Camat Lasusua. Kegiatan ini dihadiri oleh para camat, lurah, kepala desa, operator SIKS-NG, TKSK, pendamping PKH, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Kolaka Utara, termasuk perwakilan dari Desa Simbula.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., selaku Bupati Kolaka Utara. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya akurasi data sebagai dasar dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat.

"Melalui DTSEN semoga sesuai dengan data penerima, pemutakhiran dan verifikasi data harus dilakukan secara cermat dan transparan," ujar Bupati Kolaka Utara saat membuka kegiatan.

(Foto: Sitti Jamiatul Usna)

Pesan tersebut menekankan bahwa keberhasilan implementasi DTSEN sangat bergantung pada proses pendataan, pemutakhiran, dan verifikasi yang dilakukan secara teliti agar bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi syarat.

Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapatkan materi dari Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kolaka Utara mengenai pelaksanaan Program PBI JKN serta mekanisme kepesertaan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kolaka Utara menyampaikan materi terkait pengelolaan dan pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama dalam penyelenggaraan berbagai program perlindungan sosial.

(Foto: Panitia)

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, operator SIKS-NG, serta para pendamping sosial memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya menjaga kualitas data sosial. Dengan data yang akurat, proses penetapan penerima manfaat berbagai program pemerintah dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, akuntabel, dan transparan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sekaligus memberikan pemahaman mengenai Program PBI JKN kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan dan pendataan masyarakat.

Sabtu, 20 Juni 2026

Gotong Royong Perbaikan Masjid Desa Simbula Dilaksanakan Secara Rutin

SIMBULA - Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sarana ibadah terus ditunjukkan oleh masyarakat Desa Simbula melalui kegiatan gotong royong perbaikan masjid yang dilaksanakan secara rutin setiap satu kali dalam seminggu. Kegiatan ini melibatkan warga dari berbagai kalangan yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu proses perbaikan masjid demi kenyamanan bersama.

Setiap pekan, warga berkumpul di area masjid untuk melaksanakan berbagai pekerjaan perbaikan, mulai dari pembenahan bagian bangunan yang mengalami kerusakan, perbaikan atap, pengecatan dinding, hingga penataan lingkungan sekitar masjid. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan kondisi bangunan yang sedang diperbaiki.

Partisipasi masyarakat yang tinggi menjadi salah satu faktor utama kelancaran kegiatan tersebut. Warga bekerja sama dengan penuh semangat, saling membantu dan bergotong royong demi mempercepat proses perbaikan masjid. Selain itu, para pemuda desa juga turut aktif dalam membantu pekerjaan yang membutuhkan tenaga lebih besar.

Menurut Muh Sadli selaku Sekretaris Desa , kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap rumah ibadah yang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan hingga proses perbaikan masjid selesai dilaksanakan.

"Masjid merupakan tempat yang sangat penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami berupaya bersama-sama melakukan perbaikan secara bertahap melalui gotong royong yang dilaksanakan setiap minggu. Selain meringankan beban biaya, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarwarga," ungkapnya.

Tidak hanya melakukan pekerjaan fisik, kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat. Suasana kebersamaan terlihat dari antusiasme warga yang hadir dan bekerja dengan penuh kekompakan demi mencapai tujuan bersama.

Pemerintah Desa Simbula menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Dukungan dan keterlibatan warga dinilai menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai gotong royong masih terjaga dengan baik dalam kehidupan masyarakat desa.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan proses perbaikan masjid dapat berjalan lancar dan selesai sesuai harapan. Keberadaan masjid yang lebih baik nantinya diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam melaksanakan ibadah serta menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Desa Simbula.


Rabu, 17 Juni 2026

Reses Masa Sidang II Tahun 2026 Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara Digelar di Desa Simbula

(Foto: Karina Tamrin)

SIMBULA - Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara, Putra Yudi, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Desa Simbula pada Rabu (17/06/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh warga Desa Simbula yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan usulan pembangunan secara langsung.

Kegiatan reses berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan yang menjadi prioritas di lingkungan desa, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, pendidikan, hingga dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara, Putra Yudi, menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas anggota DPRD untuk menyerap dan menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam pembahasan program pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan reses ini, kami ingin mendengar secara langsung kebutuhan dan harapan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan masukan dalam pembahasan dan perencanaan pembangunan daerah,” ujar Putra Yudi.

(Foto: Karina Tamrin)

Warga Desa Simbula menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena menjadi sarana komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Berbagai usulan dan masukan disampaikan secara terbuka dalam sesi dialog yang berlangsung selama kegiatan.

Salah seorang warga Desa Simbula, Bapak Sudirman, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan reses di desa tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara yang telah hadir langsung di Desa Simbula. Melalui kegiatan ini, kami dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara langsung sehingga diharapkan dapat menjadi perhatian dalam program pembangunan ke depan," ungkapnya.

Pemerintah Desa Simbula berharap kegiatan reses ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Simbula.


Sabtu, 13 Juni 2026

Gotong Royong Bersihkan Jalan Kebun di Dusun IV Desa Simbula

 

SIMBULA - Warga Dusun IV Desa Simbula melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan area jalan menuju perkebunan pada Sabtu pagi (13/06/2026). Kegiatan ini dipimpin dan dikoordinasikan langsung oleh Kepala Dusun IV, Imran, dengan melibatkan masyarakat setempat.

Dusun IV yang berada di wilayah pegunungan memiliki akses jalan yang menjadi jalur utama masyarakat untuk menuju kebun. Seiring dengan pertumbuhan rumput liar, semak belukar, dan ranting pohon di sepanjang jalan, akses menuju lahan perkebunan menjadi kurang nyaman dan berpotensi menghambat aktivitas warga.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, warga bersama-sama membersihkan rumput, memangkas semak yang menutupi badan jalan, serta menyingkirkan berbagai hambatan yang dapat mengganggu perjalanan menuju kebun. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong.

Kepala Dusun IV, Imran, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum yang digunakan setiap hari. Menurutnya, kondisi jalan yang bersih dan terawat akan memberikan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan aktivitas perkebunan.

Jalan ini merupakan akses utama masyarakat desa Simbula khususnya Dusun IV untuk menuju rumah dan kebun masing-masing. Karena berada di daerah pegunungan, rumput dan semak cukup cepat tumbuh sehingga perlu dibersihkan secara berkala. Melalui gotong royong ini, kami berharap akses jalan menjadi lebih aman, nyaman, dan memudahkan warga dalam membawa hasil kebun maupun melakukan aktivitas sehari-hari,” ujar Imran.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan bekerja sama dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong yang masih terjaga dengan baik menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan dan pemeliharaan lingkungan di Dusun IV.

Selain meningkatkan kenyamanan akses menuju perkebunan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar warga melalui budaya gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Simbula.

SELAMAT DATANG DI DESA SIMBULA

Selamat Datang di Desa Simbula